9 Nasehat Syekh Abdul Qodir Jailani

9 Nasehat Syekh Abdul Qodir Jailani yang terdapat dalam kitab Nurul Burhani. Nasehat ini adalah nasehat dari beliau untuk murid-muridnya (khusus), namun umumnya pada seluruh umat islam. Siapapun boleh mengamalkannya karena isi dalam nasehat Syekh Abdul Qodir Jailani ini serat akan kebajikan.

Dalam dunia sufistik, Syekh Abdul Qodir Jailani tidak akan pernah luput dari pembahasan, karena beliau adalah salah satu orang yang mampu nggayuh (menggapai) derajat makrifat kepada Allah. Memang harus diakui bahwa menyelami dunia sufi seakan-akan menyelami samudra ilmu pengetahuan yang tanpa batas karena terlalu banyak onak dan duri serta fenomena-fenomena di luar nalar kita.

Syekh Abdul Qodir jailani adalah termasuk tokoh pembesar para ulama’ (min kibaril ulama) sekaligus imam besar. di hati para pengikutnya, beliau punya kedudukan khusus dan mulia. mereka adalah yaitu para pengikut thoriqoh naqsabandiyah dan thoriqoh qodiriyah. Tak jarang kita mendengar orang bertawassul dengan beliau dengan penyebutan redaksi Khususon ila syaik abdul qodir al-jailani alfatihah

Sumber Gambar NU

Sembilan Nasehat Syekh Abdul Qodir Jailani kepada para Pengikutnya khususnya dan bagi umat muslim seluruh dunia umumnya Adalah:
Pertama, Orang faqir yang sabar itu lebih utama daripada orang kaya yang bersyukur, orang faqir yang bersyukur itu lebih utama daripada orang faqir yang sabar dan daripada orang kaya yang bersyukur, dan orang faqir yang sabar juga bersyukur itu lebih utama daripada orang faqir yang sabar, orang kaya yang bersyukur dan daripada orang faqir yang bersyukur.
Kedua, Tidak akan pernah cinta terhadap bala’ mushibah, dan tidak akan pernah merasakan ni’matnya mushibah kecuali orang-orang yang tahu pada Dzat yang menurunkan bala’ mushibah.
Ketiga, Ikutilah Sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, Al-Qur an, para Khulafa urrosyidin dan Salafus-Shalihin, dan janganlah engkau berbuat bid’ah.
Keempat, Patuhilah Allah dan Rasulnya dan Ulil Amri minkum, janganlah engkau keluar dari Agama Islam.
Kelima, Bersabarlah atas ketentuan Allah, janganlah mengeluh.
Keenam, Tunggu dan berharaplah akan datangnya kebahagiaan dari Allah setelah engkau mendapatkan kesusahan, janganlah engkau berputus asa dari Rahmat Allah Ta’ala.
Ketujuh, Bersatulah kamu semua dalam keadaan selalu ingat kepada Allah Ta’ala, janganlah kalian berpecah belah.
Kedelapan, Sucikanlah bathinmu dengan bertaubat dari segala dosa, janganlah engkau mengotori dirimu dengan dosa dan maksiat.
Kesembilan, Jangan sekali-kali engkau meninggalkan Taqarrub Tawaddlu’ dan berdo’a mengetuk pintu Rahmat Tuhanmu.

Baca Juga Nasehat Maulana Jalaluddin ar-Rumi

Itulah Nasehat beliau bagi kita, semoga kita bisa mengamalkannya dan kita mendapatkan barokahnya. Amiin

You May Also Like

Tinggalkan Balasan