Cara Membayar Hutang yang Lupa Jumlah Nominalnya

Hutang yang Lupa

Cara Membayar Hutang yang Lupa Jumlah Nominalnya – Bagaimana cara membayar hutang yang lupa jumlah nominalnya, hal ini tidak lain karena sudah terlalu lamanya jangka waktu antara hutang dan waktu pembayaran atau pelunasan sehingga menyebabkan lupa.

Anggaplah begini, saya dulu pernah hutang sama seorang teman, sebut saja si A. Pada waktu itu saya berhutang padanya ketika saya berumur 15 tahun, sekarang saya berumur 35 tahun. Jadi rentang waktu 20 tahun tersebut membuat orang yang hutang dan yang memberikan pinjaman hutang sama-sama lupa terhadap jumlah nominal nya.

Pertanyaan

Lalu bagaimana cara saya untuk melunasinya?

Jawaban:

Cara melunasi hutang yang telah lupa jumlah nominalnya, adalah dengan cara membayarnya sebesar nominal yang Anda yakini (setelah Anda kira-kira sendiri berapa jumlah uang yang dulu anda pinjam).

Misalnya lupa jumlah nominal hutangnya, namun setelah diingat-ingat kembali, jumlah hutang berkisar Rp. 500.000,- atau kurang. Maka yang wajib Anda lunasi adalah sejumlah Rp. 500.000,- supaya yakin, bahwa hutang telah terlunasi.[*]

Perlu Anda ketahui bahwa uang selalu bertambah nilainya, mungkin nominalnya sama, tapi nilai tidaklah sama. Anggaplah begini, uang sejumlah 500.000 pada waktu anda berhutang pada waktu umur 15 tahun itu, mungkin waktu itu dengan jumlah uang sebanyak itu anda bisa membeli satu ekor kambing, namun sekarang setelah 20 tahun, apakah bisa dengan nominal yang sama anda dapat membeli seekor kambing?

Sudah pasti uang sebesar nominal tersebut sudah tidak dapat untuk membeli seekor kambing. Jadi dalam hal ini pandai-pandailah dan bijaklah anda mempertimbangkan pembayaran dan pelunasan pada pemberi pinjaman.

Baca juga : Jumlah Ashabus Suffah (Ahlus Suffah)

Referensi

[*] Al-asybah wan nadhoir, h 56

الأشباه والنظائر – (صحـ : 56) مكتبة دار الكتب العلمية
مَنْ شَكَّ هَلْ فَعَلَ شَيْئًا أَوْ لا فاَلاصْلُ أَنَّهُ لَمْ يَفْعَلْهُ – إلى أن قال – وَمِنْهَا (فُرُوْعُ هَذِهِ الْقَاعِدَة) عَلَيْهِ دَيْنٌ وَشَكَّ فِي قَدْرِهِ لَزِمَهُ إِخْرَاجُ قَدْرِ الْمُتَيَقَّنِ كَمَا قَطَّعَ بِهِ الإِمَامُ إِلا أَنْ تَشْتَغِلَ ذِمّتَهُ بِالاصْلِ فَلا يَبْرَأُ إِلا مِمَّنْ تَيَقَّنَ أَدَاءَهُ اهـ

You May Also Like

Tinggalkan Balasan