Kehilangan Sandal Di Masjid, Bagaimana Solusinya

Kehilangan sandal di Masjid sudah bukan perkara baru, karena hal itu memang sudah sejak lama terjadi. Kalau anda Ke Masjid, Lalu sandal anda hilang atau tidak ada di sana, harap di maklumi. Itu bisa jadi tertukar, atau bisa jadi dicuri orang (pakai sandal biasa aja boss, gak usah pakai sandal bermerk)

Kalau kamu ke masjid lalu tidak menemui sandal yang kamu pakai sudah lenyap dan menghilang, itu hanyalah musibah kecil. Musibah besarnya adalah sandalmu tidak pernah terlihat di masjid. Itu artinya kamu tidak pernah ke masjid. Hehehe

Fenomena kehilangan sandal ini memang sudah terjadi di zaman lalu, sehingga para ulama telah membahasnya.

Kan gak mungkin ulama membahasnya kalau kejadian itu tidak pernah terjadi di masanya. Iya ndak?

Kehilangan Sandal Di Masjid, Bagaimana Solusinya
Sandal hilang Di Masjid, Bagaimana Solusinya. Sumber Laduni.id

Lalu.. bagaimana sikap kita ketika kita kehilangan sandal di Masjid?

Berikut penjelasan para ulama:

Jika anda kehilangan sandal di Masjid, maka haram hukumnya mengambil sandal orang lain. (Ntar kalau gitu saling menimpakan kesialan dong jadinya. Si A mengambil sandal si B, Si B mengambil sandal si C (karena si B tak mau jadi orang yang kehilangan Sandal). Si C akhirnya mengambil sandal si D, dan hal ini akan begitu seterusnya.

Bagaimana kalau sandal yang diambil adalah sandal orang yang mengambil sandal kita?

Walaupun sandal yang anda ambil adalah sandalnya orang yang telah mengambil sandal anda. Karena hal ini dikatakan balas dendam. Balas dendam dilarang dalam Islam

Lalu solusinya adalah anda boleh menjual sandal milik orang mengambil sandal anda dan mengambil uang hasil penjualanya sesuai harga sandal anda yang hilang (jika anda yakin bahwa orang tersebut yang mengambil sandal anda).

Jika tidak ditemukan sandal anda, dan di sana ada sandal yang tidak dipakai (waktu di dalam masjid sudah tidak ada orang), maka status sandal yang anda temukan tersebut adalah luqathah (barang temuan)

Sumber: Hasyiyah Jamal Ala Syarh Minhaj juz 3 hal 471.

Kalau sandal temuan itu dijual, lalu laku melebihi harga sandal anda, maka kelebihan harga anda kembalikan ke masjid. Itu pun kalau ada kelebihan, kalau malah kurang, ya itu nasib anda hehehe

Kayaknya kehilangan sandal di masjid terus mengambil sandal yang tidak terpakai yang ada di sana dan menjualnya dan anda mengambil uang seharga sandal anda, kayaknya jaman sekarang sudah tidak berlaku lagi. Lagian siapa yang mau beli sandal bekas pakai yang sudah tidak terawat di masjid. Apalagi di sandal ada tulisannya “sandal waqof masjid” Hehehe

You May Also Like

Tinggalkan Balasan