Biasakan Membaca Basmalah Di setiap Memulai Aktivitas

Biasakanlah dalam memulai setiap aktivitas dengan membaca basmalah atau bismillah. Memang terlihat sepele, sehingga banyak orang yang melupakannya “terutama ketika sedang makan”. Padahal sejatinya membaca basmalah pada setiap aktivitas dapat mengundang berkah di dunia. Baik sedang makan, berolahraga, bekerja, tidur dan lain sebagainya.

Terbiasa membaca basmalah atau bismillah memberikan dampak positif bagi kehidupan kita di dunia. Coba anda bayangkan, di dunia saja sudah memberikan efek positif terhadap setiap aktivitas yang di awali dengan membaca basmalah. Bagaimana kalau nanti di akhirat?

Baca juga : Faedah Mengulang-ulang Membaca Basmalah

Al-Imam Syeikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi berkata:

“Jikalau engkau terbiasa mengucapkan kalimat basmalah di setiap ingin memulai pekerjaan, maka nanti pada hari kiamat di saat engkau menerima lembaran amal perbuatanmu selama di dunia, engkau akan memulai membacanya dengan kalimat basmalah sebagaimana kebiasaanmu di dunia”.

Kemudian tanpa engkau sedari, seluruh dosamu telah dihapuskan, maka engkau pun heran dengan apa yang telah terjadi (padahal engkau telah banyak berbuat kemaksiatan ketika di dunia).

Seketika itu terdengarlah seruan:

“Wahai hambaku, sesungguhnya engkau telah memanggilku dengan Rahman dan Rahim (Maha Pengasih dan Maha Penyayang) maka aku hapuskan seluruh dosa-dosamu kerana sifatku yang maha kasih”.

Bagaimana, Luar biasa bukan amalan kebiasaan ini?

Walaupun terlihat sepele, namun perlu kita sadari bahwa ketika kita membaca basmalah atau bismillah, sejatinya kita menyebut nama Allah dan menyertakan Allah dalam aktivitas kita.

Kalau kita tinjau dari segi adab, ketika kita membaca basmalah atau bismillah pada awal aktivitas kita, sebelum melangkah kita sudah minta izin kepada Dzat yang memiliki dunia dan seisinya ini dan memohon pertolongan dan kemudahan nantinya kita terdapat kesulitan dalam menjalankan aktivitas kita. Belum lagi Nanti balasan bagi kita yang sudah terbiasa membaca basmalah

Di kutip dari penjelasan Al-Imam Syeikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi ‚ÄéRahimahullah

You May Also Like

Tinggalkan Balasan