Suami yang Syukur dan Istri yang Sabar

Dalam kitab an-Nawadir karya Imam al-Qalyubi ada sebuah cerita tentang suami yang syukur dan istri yang sabar. Diceritakan bahwa Pada suatu hari Imam al-‘Utbi Rohimahullah berjalan di salah satu jalan besar kota Bashra, kemudian ia melihat seorang wanita cantik jelita sedang bersenda gurau dengan seorang lelaki tua yang buruk rupa dan tak sedap dipandang.

Tiap kali lelaki itu mengeluarkan “Joke atau Humor”, wanita cantik yang ada di sampingnya itu tertawa lepas dan terbahak-bahak.

Karena penasaran, Lanjut Imam al-‘Utbi, Aku mendekati keduanya, lalu aku bertanya pada wanita itu: “siapamu lelaki buruk rupa ini?”.

“Dia suamiku”, jawabnya.

“Bagaimana kau bisa bersabar hidup bersamanya dengan wajahnya yang buruk nan tak elok dipandang ini, sedangkan engkau cantik jelita?” Sungguh ini aneh dan menakjubkan”, Tanyaku.

Baca juga Syekh Syaqiq al-Balkhi Menghadapi Istri

Si wanita menjawab: “Mungkin ia diberi rizki sepertiku, lalu ia bersyukur dan menjadi suami yang syukur. Sedangkan aku diberi rizki sepertinya, dan aku bersabar. Pandai bersyukur dan pandai bersabar adalah -karakter- ahli surga. Masak iya aku tidak rela dengan apa-apa (pandum) yang telah Allah berikan padaku?”

You May Also Like

Tinggalkan Balasan